BERDOA'LAH:

“ Ya Malikil wahid kasihani dan sayangilah kedua orang tua kandung hamba dan semua leluhur kami seperti mereka menyayangi kami di waktu kami masih kecil. Dan ampunilah segala dosa kami. Juga kasihlah lagi kami rezeki halal bahkan suci juga ilmu sehingga kami jadi termasuk Aulia abadi turun temurun yang selalu terus tau dan menang perang melawan kekuatan nyata dan sihir syaiton jenis Jin yang bernama Iblis dan pembelanya dari detik ini juga “.

Jumat, 11 Januari 2013

"PEMBUKA DIKABULKAN DO'A TINGKAT BELAJAR/ MUALLAF"


Saya  punya do'a yang bagus di baca sebelum membaca do'a itu, semoga kamu mau menerimanya, dan do'a itu, dan do'a itu saya susun dan berikan judul:
"PEMBUKA DIKABULKAN DO'A TINGKAT BELAJAR/ MUALLAF"
Wahai Tuhan, Malik asli abadi dan hanya ada satu, dari detik ini juga sampaikanlah lagi salawat dan salam juga rasa hormat dan mau bersaudara dari hamba kepada semua Nabi asli.
Terutama kepada Nabi yang yang baru yang punya nama Samsudin, yang lahir pada tanggal 29 bulan ke 12 Tahun ke 1954 Masehi, di sebuah Rumah Sakit di Kota Jakarta, yang putra pertama yang sempat hidup lama diantara empat orang putra hasil dinas jihad takwa rumah tangga antara seorang pria yang bernama Hasan dengan seorang wanita yang bernama Aisah.
Dan pada suatu malam tanggal 18 bulan ke 8 Tahun ke 1973 Masehi, Nabi Samsudin di rumah orang tua kandung beliau di Mangga Dua Selatan di Kota Jakarta juga, menerima wahyu pertama yang memerintahkan supaya nabi Samsudin cepat memperkenalkan diri sebagai Nabi asli yang jika di bunuh sampai wafat maka semesta lama ini akan di hancurkan seperti hari kiamat nanti, sebagai pembalasan langsung dari Tuhan karena ada yang membunuh Nabi Samsudin, dan membiarkan peristiwa pembunuhan kepada Nabi Samsudin itu terjadi.
Dengan bukti ketika Nabi Samsudin masih hidup, sejak awal Tahun 1975 Masehi memiliki Mukjizat bisa mengendalikan cuaca dan mencegah atau membiarkan terjadinya bencana Alam di mana saja untuk kebaikan semua manusia atau untuk menghancurkan kekuatan perang orang kafir di mana saja di seluruh Dunia bahkan Semesta lama ini.
Dan itu pasti karena Nabi Samsudin adalah Nabi asli yang pasti dapat sebutan yang di tinggikan yang di maksud dalam Kitab Al-Qur’an Surat ke 94, yaitu surat Alam Nasyroh ayat ke 4, sebutan yang di tinggikan yang membuat nama Nabi asli lainnya jadi terpuji atau kesebut ( alias mimba’dis muhu ahmad dalam bahasa Arab Kitab Al-Qur’annya yang di maksud dalam Surat ke 61 yaitu surat Ash shaff, Ayat ke 6 ), yaitu sebutan yang di puji ( alias Muhammad dalam bahasa Arab Kitab Al-Qur’annya ). Dan yang di maksud pasti Nabi yang di nanti dan di puji oleh pengikut Suhuf Nabi Ibrohim, Nabi Musa, Kitab Taurat, Zabur, Injil dan Kitab Al-qur’an sebagai Halifatullah yaitu Halifah alias Mesias atau Mesiah yang di janjikan oleh Malik sejak dahulu. Yang di maksud dalam Kitab Al-Qur’an Surat ke 2 yaitu Albaqoroh Ayat ke 30, dan surat ke 48 yaitu surat Al Fath ayat ke 24.
Dan pasti juga Nabi Samsudin satu-satunya Nabi asli yang lahir sesudah lahirnya Nabi Muhammad yang sudah menerima kitab suci Al-Qur’an asli itu, walaupun orang kafir dan tolol atau laknat serta teroris tentara Iblis yang sudah sukses dan mau terus sukses merampok dan memusnahkan Halifah Islam di Jazirah Arab dan di mana saja, mengamuk menyatakan Nabi terakhir adalah Nabi Yusuf atau Nabi Isa atau Nabi Muhammad, dan Halifatullah adalah Nabi Adam atau Nabi Isa atau semua orang.
Wahai Tuhan, Malik asli abadi dan hanya ada satu, serta oleh hamba dan siapa saja boleh dan bahkan harus di sembah setiap hari di waktu-waktu tertentu paling sedikit di lima waktu, dan sudah hamba ketahui dan percaya sangat berkuasa berbuat apa saja dengan mudah dan cepat atau lambat terhadap apa saja tanpa batas ruang dan waktu, dalam keadaan hamba mengetahui dan sadar, sumpah hamba mau, hamba dan siapa saja percaya dan patuh kepada firman-firman Malik asli yang masih asli yang sudah hamba ketahui yang pernah mengisi Ayat-Ayat Suhuf Nabi Ibrohim, Suhuf Nabi Musa, Kitab Taurat, Zabur, Injil dan Al-Qur’an asli yang kini jadi isi Kitab Suhuf Mesias Nabi Samsudin asli diantaranya kini hamba mau mengerjakan satu lagi perintah Malik, yang perintah untuk meminta apa saja langsung kepada Malik, di mana saja dan kapan saja, dengan sempurna di tempat tertentu jika bisa, atau dimana saja jika darurat, yang kini permintaan hamba adalah seperti berikut ini:

Tidak ada komentar: